Postingan

Menampilkan postingan dari September, 2026

Ishtar: Dewi Cinta yang Terlupakan

Pernah membayangkan seorang dewi yang dipuja sebagai dewi kesuburan sekaligus dewi perang? Seperti tanah yang menumbuhkan bersatu dengan api yang memusnahkan. Seperti sanguinis bertemu koleris. Seperti siklus kehidupan itu sendiri, yang patah tumbuh, yang hilang (semoga) berganti. Inilah, Ishtar. Seorang dewi dari motlogi Mesopotamia yang berenang menembus arus Sungai Eufrat dan Tigris, melingkupi seluruh Mesopotamia dengan pesona yang menggoda dan dalam waktu yang sama, mematikan. Peran Perawan, Ibu, Pelacur Saya jadi teringat pada gagasan Ester Lianawati dalam bukunya " Ada Serigala Dalam Diri Setiap Perempuan ". Menurutnya, dunia yang telanjur dibangun di atas sistem patriarki membebani perempuan dengan tiga peran sekaligus: perawan, ibu, dan pelacur. Perempuan dituntut untuk: tetap “murni”, tetapi juga menarik, menjadi ibu yang sepenuhnya mengabdi, sekaligus melayani kebutuhan laki-laki. Tiga peran ini bukan hanya berat, tapi juga saling bertabrakan. Ironi. Lalu saya berp...